World Autism Awareness Day

Autisme Spectrum Disorder atau dikenal sebagai autisme merupakan sebuah gangguan pada perkembangan otak. Pada umumnya, gangguan ini mulai muncul pada usia 12 hingga 18 bulan. Tetapi, terdapat juga penderita autisme yang baru menunjukkan gejala pada tahun kedua.

Menurut data dari pemerintah pada tahun 2015, terdapat sekitar 112.000 anak Indonesia yang menyandang autisme. Jumlah tersebut lebih didominasi oleh anak laki-laki. Perbandingan anak laki-laki dan anak perempuan yang menderita autisme ialah 4:1.

Seputar World Autism Awareness Day

World Autism Awareness Day

Penanganan autisme haruslah dilakukan dengan tepat dan cepat. Akan lebih baik lagi jika penanganan dilakukan jika penderita sudah menunjukkan gejala awal autisme. Selain melalui peran medis, penanganan autisme juga dapat diperoleh dari dukungan masyarakat. Sebab, autisme juga merupakan bagian dari masyarakat. Maka dari itu, pada 18 Desember 2007, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tanggal 2 April sebagai World Autism Awareness Day. Di Indonesia, peringatan ini dikenal sebagai Hari Peduli Autis Sedunia.

Pada tahun 2018, peringatan World Autism Awareness Day menjadi peringatan yang ke-10. Hari kepedulian terhadap penyandang autisme ini bisa dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari melakukan donasi, menjadi relawan sebagai terapis, hingga mengadakan berbagai kampanye. Biasanya, peringatan ini juga akan didominasi oleh warna biru sebagai ikon warna pada World Autism Awareness Day.

Memperingati World Autism Awareness Day juga bisa dilakukan melalui hal-hal sederhana. Sebagai contoh, kita bisa membiasakan diri untuk tidak menggunakan kata “autis” sebagai candaan. Meskipun hanya bertujuan sebagai candaan, penggunaan kata “autis” akan menyakiti pihak-pihak tertentu. Maka dari itu, mulailah untuk peduli dengan para penyandang autisme. https://id.wikipedia.org/wiki/Gangguan_spektrum_autisme

Vitamin Otak Untuk Anak Autis

Meskipun memiliki gangguan pada perkembangan otak, kita tidak boleh meremehkan penderita autisme. Jika ditangani dengan benar dan konsisten, penderita autisme juga bisa berkembang dengan baik. Selain diberikan terapi secara medis, mereka juga bisa diberikan vitamin otak untuk anak autis. Vitamin ini berfungsi mengoptimalkan fungsi otak sehingga anak bisa mengembangkan kemampuannya dengan lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *